Walau pun langit.. pada malam itu, bermandikan cahaya bintang.
Bulanpun bersinar .. betapa indahnya
Namun menambah kepedihan.
Ku akan pergi.. meninggalkan dirimu.
Hari itu di Telamaran. Menteng.
Pergi dan datang adalah keniscayaan. Hanya soal waktu.
Jika sudah pernah di puncak, dan saatnya regenerasi, maka turunlah dan latih yang lain untuk.menjadi pendaki yang tangguh.
Jika masih cukup waktu. Dan fisik sanggup mendukung. Dakilah gunung yang lain.
Dan oleh sebab itu. Aku lantunkan lagu. Dari tanah leluhurku.
Detik detik terakhir, torang dua baku dapa
Sadiki ley torang dua mo baku pisah
Cuma kita se inga, jangan sampe ngana ba laeng.
Tunggu kita mo pulang.. mo datang ambe.
Polo pa kita sayang.. ciong pa kita sayang. Ini yang terkahir torang dua baku dapa bukan untuk mo ba pisah...
Yaa.. Tanjung Gading.. Kuala Tanjung,.. Toba .. Paritohan, .. Siguragura... terlalu indah untuk dilupakan.
Mei.. 2019
No comments:
Post a Comment