Sunday, June 21, 2026

Berpisah

Walau pun langit.. pada malam itu, bermandikan cahaya bintang.
Bulanpun bersinar .. betapa indahnya
Namun menambah kepedihan.
Ku akan pergi.. meninggalkan dirimu.

Hari itu di Telamaran. Menteng.
Pergi dan datang adalah keniscayaan. Hanya soal waktu.

Jika sudah pernah di puncak, dan saatnya regenerasi, maka turunlah dan latih yang lain untuk.menjadi pendaki yang tangguh.

Jika masih cukup waktu. Dan fisik sanggup  mendukung.  Dakilah gunung yang lain.

Dan oleh sebab itu. Aku lantunkan lagu. Dari tanah leluhurku.
Detik detik terakhir, torang dua baku dapa
Sadiki ley torang dua mo baku pisah

Cuma kita se inga, jangan sampe ngana ba laeng.
Tunggu kita mo pulang.. mo datang ambe.

Polo pa kita sayang..  ciong pa kita sayang. Ini yang terkahir torang dua baku dapa bukan untuk mo ba pisah...

Yaa.. Tanjung Gading.. Kuala Tanjung,.. Toba ..  Paritohan, .. Siguragura... terlalu indah untuk dilupakan.


Mei.. 2019

Thursday, October 16, 2025

Semangat di balik layar

 Sebuah surat sampul cokelat dari Gedung merah putih tergeletak di rumah.  Hebat juga, bi An yang sudah bersama kami sejak Raney kecil itu,  memperlakukannya dengan sangat hati-hati. “ada tulisan RHS, pak’ katanya.

Tak lama, saya menerima wa dari seorang staf dari perusahaan tempat ku kerja dulu. Ada lampirannya. Terbaca forwarded many times. Eh ternyata isinya sama dengan yang diterima biAn. Tertulis  RHS, tapi dikirim banyak kali. Padahal isinya bisa diinterpretasi beragam. Untungnya seseorang pernah berujar, itulah risiko pernah mengemban tugas di perusahaan milik negara. Ah, sudahlah. anggap saja seperti nunggu teman yang bilang lagi otewe, yang mesti ditebak sebagai apakah udah berangkat, di tengah jalan, atau ntar lagi tiba. Yang penting sampai juga akhirnya.

Hari ini, aku bawa surat itu. Dengan naik LRT, turun sebelum Dukuh Atas. Enak sekali waktu keberangkatan yang presisi sehingga bisa atur waktu dengan baik. Tiba gedung Merah Putih, ada telpon nanya sudah dimana. Pak Arif , Kasatgas yang malang melintang di banyak hal besar ngasih brief info. Saya lihat keakraban di tempat yang berwibawa ketika beberapa pegawai menyapa. Meski sebenarnya sebagian besar yang duduk disitu keliatan tegang. Pun yang lewat pake rompi dengan tangan tidak berayun dan kiri kanan dempetan di depan pusar.

Saya naik ke lt 2. Dengan tag tamu, bisa membuka gate. Isi data sebentar, kemudian memasukkan semua bawaan ke dalam loker. Jam 10, saya ke ruangan. Mengisi data standar seperti keluarga, pekerjaan. “Halo Pak, apa kabar”,  Sambil bawa laptop Ia menyapa ramah.  Muncul dari balik ruang.  Tidak usah isi itu pak, kan sudah ada data sebelumnya. Kecuali ada perubahan. Rasanya belum lama ketika membangun kumpulan  tanya jawab yang telah digunakan di persidangan, dan ada putusannya. Tapi yang kedua sepertinya perlu waktu. Bahkan karena alasan medis mungkin perlu waktu lama untuk menjerat. 

Dari obrolan, saya bisa merasakan upaya keras mereka. Di tengah risiko yang mengintai, di tengah tarik ulur RUU perampasan asset, mereka terus bekerja berdasarkan peraturan yang ada. Melihat kemungkinan lewat pertanggung jawaban Korporasi dan pengurusnya. Kalau ini berhasil, bisa jadi rujukan untuk kasus ke depan. Berusaha agar bisa asset recovery, kekayaan negara.

Saya membaca ulang semua yang tertulis. Dan yakin menandatangani. Semoga membantu mengungkap kebenaran.

Kita sudah selesai Pak, terima kasih sudah bantu, mungkin juga akan sampai sidang seperti yang lalu. Makan dulu Pak. Saya bilang kali ini mau makan ikan bakar di pinggir sungai dekat pohon rimbun, meski cukup terik .


Melihat semangatnya, di akhir saya hanya bisa berucap “pak Agung, semoga sukses dan teruslah berbuat baik”, sembari berharap  cerita pengalamannya dan rekan-rekannya di garis depan itu bisa ditulis. Dibukukan .

Saya pulang. Lega. Dan  tidak kaget  kalau nanti  akan berseliweran di media online judul surat RHS tadi.

Sunday, March 17, 2024

SingaporeSmash. Kita kapan?

Singapore Smash baru saja berakhir. Ajang pingpong yang menawarkan hadiah terbesar dengan poin setara juara dunia dan olimpiade ini jadi incaran para pemain top dunia. Meski tetap di dominasi para atlit tirai bambu. 



Monday, December 11, 2023

Rups

Tadi Rups IAA. Saya terlibat sejak awal pembentukan perusahaan yang bergerak dalam memproduksi aluminium sekunder.  sejak awal project revamping. 

Saturday, February 18, 2023

Gedung Merah Putih

 

Sebuat pesan singkat masuk. Minggu lalu. Permintaan untuk memberi keterangan. Aku bilang nanti minggu depan mataku sudah sembuh, meski masih harus pakai pelindung debu dan menghindarkan terkucek tanpa sengaja. Pasca operasi di Jakarta eye center.

Dulu aku sering ke Gedung lama, terkait diskusi untuk sosialisasi dan  lhkpn karyawan. Gedung itu sekarang jadi pusat pelatihan.

Lembaga ini juga mengembangkan kegiatan untuk pencegahan melalui sosialisasi langsung ke karyawan karyawan perusahaan.

Kemarin aku menyambangi Gedung barunya. Gedung Merah Putih terlihat megah berwibawa. mau masuk halaman sudah disapa dengan ‘berani jujur hebat!’ dan sederetan tempat cuci tangan yang kokoh dan nyaman.

 Meski dengan pintu masuk dengan system keamanan yang ketat, namun sistem pelayanan para pegawainya santun dan melayani. Seperti masuk hotel berbintang banyak.

Lembaga ini punya tujuan mulia. Selamatkan keuangan negara dari tindakan memperkaya diri sendiri, orang lain, dan merugikan negara ini.


Aku melihat datanya. Aku mengingat bagaimana prosesnya dibuat. kami menyusunnya. Kebenarannya akan jadi cermin, jika ada yang ingin menyalagunakannya.  Nasi kotak Kalasey khas Manado, dengan cakalang suwir jadi  santapan lahap siang itu.

‘Pak, ini akan sangat membantu’. Sehat selalu ya’katanya mengakhiri.  Aku tertegun. Melihat  keramahan, pintar dan berintegritas .. mereka mencari..., mengawal, rasa-rasanya  kebenaran selalu memberi harapan bahwa Lembaga ini akan terus memberi yang terbaik bagi negeri. Dan kita  mesti mendukung.

Saturday, February 11, 2023

Friday, January 6, 2023

Daur Ulang Harapan

Hari ini pabrik mulai ujicoba parsial. Metal sudah mulaj dimasukkan.

Saturday, December 31, 2022

Bulan Berkat

 Bulan ini banyak yang dicapai. 



bisa mulai partial commissioning. 




Friday, December 30, 2022

Tumpang Rusa

 

Rusa rusa itu telah beranak pinak.  . Teringat upaya menghadirkan mereka beberapa tahun lampau. Dengan bantuan dari   taman hewan Siantar. karena ada aturan untuk memelihara rusa.

 Pagi itu aku menengoknya lagi. Kehadiran mereka serasa  melengkapi kompleks yang anggun, dengan bangunan yang tertata rapi, bersih, taman-taman , danau , lapangan golf dan fasilitas olahraga lainnya.  Ahh. Tanjung Gading itu memang indah. 




Saturday, November 26, 2022

pak Win

Saya mengenalnya sejak di Tampomas. Itu nama lokasi kantor proyek pembangunan tanbang di Bogor

Thursday, July 28, 2022

Ketemu pakar

Bertandang ke IPB University di Darmaga utk undangan Sidang promosi  Dr Sjenny yang cerita temuannya tentang  sorgum. 
Aku juga sempat ngobrol dengan dua orang hebat. Profesor Nur Mahmudi, PhD. Jebolan Philosophy Science Food and Science Technology Texas A & M University.
Terlihat sangat sehat, beliau bilang rahasianya karena  sudah sekian lama tidak makan nasi. 
Dan ngobrol dengan pak Freddy Patiselano, PhD, tersirat kepedulian beliau tentang pendidikan dan penelitian. Eh, kok bikin keingintahuanku tentang Papua Barat, meningkat. Jebolan James Cook University ini sedang mendalami hewan liar di Papua.

Aku dpt merasakan, kedua orang hebat ini mengerjakan sesuatu yang dicintai. 

Tuesday, May 24, 2022

Tanam pohon

 Kemarin, di siang yang terik, aku tanam pohon. lagi. Sebuah pohon peneduh ditanam di halaman pabrik. Tidak jauh dari pelabuhan yang ada di pantai Timur.

Sudah sejak lama, keluarga besar (induk) perusahaan ini menanam pohon. Sebagai penanda kecintaan pada alam. Sejak masih era manajemen perusahaan Jepang, para pemimpinnya menanam pohon di pekarangan pabrik.  Pun setelah perusahaan ini menjadi milik negara, tanam pohon ini diteruskan. di bawah pohon di beri singkatan. misal disaat pak Winardi dirut, maka di bawah pohon ada label DWN. Singkatan dari Direktur Winardi.  Atau  di era pak Budi Sadikin, ada pohon DBS. Singkatan nama ini diterapkan dalam keseharian email internal. Praktis, kecil risiko salah tulis nama.

Di deretan pohon yang sudah tumbuh besar, di usia kisaran 5 tahunan ini, pernah juga ada DCM

Sebagai perusahaan yang membutuhkan energi listrik untuk peleburan yang dihasilkan dari pembangkit tenaga air, penamanan pohon adalah kegiatan yang terus digalakkan . Bersama LSM, masyarakat, tentara, merimbunkan sekitar tangkapan air danau Toba.

Rasa rasanya jejakku ada Dairi,  Simalungun, Karo, Humbahas, Samosir,  Tobasa, Tapanuli Utara , sampai  ke hilir Asahan dan  Tanjung Balai di tepian Selat Malaka. dan tentunya area Pusuk Buhit. tempat dalam mitologi jadi awal mula tempat lahir suku Batak.














Tapi, kali ini, tanam pohonku dengan tanggung jawab beda. dengan singkatan yang lain. KCM. Semoga tumbuh besar rimbun, seiring dengan tekad membangun pabrik yang berkualitas unggul dan punya daya saing global.





Friday, January 7, 2022

Empat Enam

Ballroom itu sudah dua kali kukunjungi. Tanggalnya sama. Enam Januari. Tahun lalu dan tahun ini.

Saya ingat, ketika designernya ingin ballroom itu ada di lantai 8. Tapi semua sepakat untuk dibuat disamping kantor kantor utama. Lebih praktis. 
Gedung utamanya terpampang logo. Yg sudah ada tambahan lingkar mind. Id. 

Perusahaan yang dikenal sebagai jembatan persahabatan dua bangsa, telah berubah jadi group besar yang bercita cita masuk 500 fortune. 

Jadi besar itu memang mesti bisa digambarkan. Bisa dibayangkan. P0) 





















































Saturday, January 1, 2022

Berani melangkah


 Tahun ini ternyata bisa sulit. bisa juga tidak. Ada Omicron. misalnya. Yang terbukti merepotkan Amerika. Sudah ,sudah mencapai 450  ribuan per hari,  Jauh di atas kasus tertinggi gelombang dua dulu yang 250 ribuan. Tapi kematian lebih terkendali, artinya kesiapan menghadapinya meningkat. Tapi toh batas rawat inap sudah jadi 5 hari dari sebelumnya 10 hari., agar para petugas medisnya jangan kewalahan. Tapi di sini sedang baik-baik saja kasus covidnya. dua ratusan perhari, sembari terus waspada jangan sampai jadi seperi di bulan Juli tahun lalu.

Tahun ini juga sepertinya akan jadi tahun riuh politik. pemerintah kerja keras dengan politik yang semakin keras tapi belum se riuh di 2023. Saat semua sudah lebih terang dalam persiapan pertarungan persiapan 2024.

Pajak, selalu tidak bisa tercapai target ,12 tahun.. tapi tahun 2021 kemarin bisa. 

  Banyak usaha yang membeku, kena imbas covid, tapi yang sukses juga ada. Yang membedakan keduanya adalah resilience.

Dan untuk bisa bersaing, sepertinya harus mengandalkan Speed, Resilience, dan tentunya Integrity. Kecepatan dalam bertindak, Daya lentur dan bangkit dari kesulitan , serta satunya ucapan dengan tindakan.

 Kalau sudah begini, yang dibutuhkan adalah keberanian untuk ayunkan langkah.

Tahun  ini mesti lebih baik dari tahun kemarin.  Tetaplah fokus.


Friday, December 31, 2021

Ketoklah, maka pintu akan dibukakan

Mari melangkah. di alam yang lebih hijau. dengan langkah yang tidak goyah. dengan mata yang lebih tajam. untuk jadi bagian dari perubahan. Menjadi lebih baik. bermanfaat bagi alam. bagi sesama Selamat jalan kenangan. Kita buka lembaran baru untuk bangkit kembali dengan penuh asa wujudkan harapan. Doa kupanjatkan. kabulkanlah. 




Proyek Harapan

Menjalankannya memerlukan kehati-hatian. menduga sesuatu yang sudah lama belum berjalan, apakah bisa dijalankan di masa yang jauh berbeda, dengan sentuhan teknologi masa kini yang juga memanfaatkan beberapa peninggalan masa lalu.


beruntunglah aku, yang diberi tugas mengawasi, memberi nasehat, yang menjadi  lebih mudah karena berada di lingkungan yang bekerja keras. yang penuh asa  tekad mewujudkan  harapan menjadi kenyataan. Q4 2022. ! 






Mandalika. Contoh pembangunan

 Deru Superbike di November kemarin dan persaingan memperebutkan juara sampai lap terakhir, seakan menambah sensasi Mandalika - nama baru dalam blantika adu cepat sepada motor yang ada di pasaran. Lokasi yang indah, penduduk yang ramah, telah membuat mata dunia terpesona.  

Pembangunan sirkuit dan infrastruktur pendukung yang berkelas, membuatku terpana bila membandingkan dengan teralkhir kali menginjak kaki tiga tahun lalu. Ketajaman visi pemimpin negeri dan kemampuan mengeksekusinya yang luar biasa telah membuat banyak yang tidak percaya dengan apa yang nyata saat ini. 'saya orang Praya pak, orang sini. Saya termasuk yang tidak percaya saat ada yang bilang disini akan dibangun sirkuit' tutur Marif , driver baik hati yang mengantar saya mendatangi pantai pantai indah.


Bandara megah, jalan by pass BIL,  langsung memberi keyakinan bahwa daerah ini akan berkembang wisatanya dengan cepat. Masyarakat yang mengembangkan rumah mereka menjadi penginapan yang layak, seakan memastikan bahwa pembangunan ini akan bisa menyentuh masyarakat banyak.










Sunday, December 19, 2021

Tuntaskan Double Degree program, Waraney ikut Wisuda Binus University ke-64 Desember 192021

Waraney Mumbunan berhasil menyelesaikan program business management with entrepreneurship di Edinburgh Napier University Scotland dan berhak menyandang gelar Bachelor of Arts Honors, pada Juli lalu  
Selama mengikuti perkuliahan, Waraney juga
 menghadapi tantangan   tersendiri ketika harus sebagai penyintas covid-19.

Selama di UK, Waraney  tinggal di keluarga seorang dosen di fakultas ekonomi di Glasgow University yang membantu memahami cross cultural dan sosial ekonomi wilayah Skotland.


 Pada Desember ini ia juga termasuk dalam Wisuda ke 64 Binus University dengan mendapatkan  Sarjana Ekonomi dari jurusan bisnis Internasional.


Pada wisuda ke 64 yang dipimpin oleh rektor Binus University dan dilaksanakan secara online, disampaikan bahwa selama ini binus telah meluluskan lebih dari 130 ribu alumni , yang tersebar di perusahan perusahan global dan dan lokal terkemuka yang menjadikan jaringannya  lebih kuat. 2/3 lulusannya langsung bekerja maupun membangun usaha mandiri dalam kurun waktu 6 bulan. setelah lulus

 

para wisudawan  binusian ini yang mempunyai atribut striving for excellence , perseverance, integrity, respect, innovation , and team work , diharapkan dapat menjawab tantangan zaman yang makin memasuki era teknologi yang terus berkembang.



Diharapkan melakukan hal-hal yang jauh lebih baik karena menggunakan teknologi, tapi bukan karena kita digantikan oleh teknologi. ini merupakan tantangan era Industry 4.0 dan Society 5.0

Waraney yang terdaftar sebagai mahasiswa angkatan 2017 pada Binus Business School International Undergraduate program, dapat menyelesaikan tepat waktu. Program 3+1 yang  melaksanakan perkuliahan onsite di Kampus Binus Internasional di Gedung Josep Wibowo Center Hang Lekir Senayan itu, kemudian melanjutkan perkuliahan dan bimbingan proposal penelitian dan penulisan karya ilmiah di Edinburgh. 

 Sebanyak  70 lulusan dari program internasional double degree dari kampus mitra di Jerman, Inggris, Perancis, China, dan Australia ini di wisuda,



Friday, May 14, 2021

Hari Indah bersama

Suasana  hari ini mengingatkanku waktu  Natal kedua . 21 tahun lalu. Aku bersiap kembali kembali ke Pongkor. Tambang bawah tanah yang memproduksi emas. Untuk melaksanakan piket. bersama teman teman. Sudah ada jadwalnya. Kupeluk  Waraney yang belum genap satu tahun, dan aku bergegas ke lapangan. Subuh itu kami mesti memastikan jangan ada PETI masuki areal tambang. teman teman bergegas untuk bisa Sholat Ied dengan keluarga di rumah.  Shift siang, tambang sudah beroperasi normal lagi. 

Idul Fitri yang jatuh tanggal 27 Desember itu - selisih jumlah hari kalender kabisat dan Qamamiyah 11 hari- maka akan bisa terjadi 33 tahun kemudian. Padahal saat saat itu terasa unik nan indah, ketika saling mengucapkan selamat hari raya. 

Hari ini, suasana itu seperti itu terjadi juga. Selamat Idul Fitri dan Selamat merayakan kenaikan Isa Almasih, pertegas rasa persaudaraan dalam kemanusiaan. Kalaupun ada yang berbeda, adalah pandemi.

Dulu melambaikan tangan ke bus bus yang mengantar pulang karyawan. Kali ini,  di rumah kosong. Waraney mengirim wa dari  Isle of the Skye. Dia udah bukan bayi kecil lagi. 

 Dan dari telpon wa, ada yang ingatkan untuk streaming. Hari emang akan terus berganti.




Thursday, December 31, 2020

Tempa. Harapan Selalu ada.

Memang ini tahun yang sangat menantang. Tahun yang telah memaksa aku untuk rutin berolahraga. Dan berjemur. Tepatnya mengejar panas mentari. Meski sudah berbeda dari tahun tahun sebelumnya, ketika aku menyusuri trotoar jalan Senopati, mengelilingi distrik pusat bisnis Sudirman, sebelum masuk ke Gedung Energy.

Atau juga kelilingi danau buatan di Tanjung Gading nan indah yang di design apik oleh para pekerja Jepang, saat mereka juga membangun  peleburan aluminium primer satu satunya di negeri ini.

 Jalan pagi itu, suatu yang rutin, untuk jaga kebugaran. Mengejar vitamin D, sembari memijat kaki dengan injakan kaki telanjang pada batu batu yang menonjol di taman ibu Tien. Jalan kaki yang tidak perlu pakai masker. Karena masker hanya digunakan jsaat masuk area peleburan di Kuala Tanjung.

Namun tahun ini berbeda. Jalan kaki dilakukan jam 10. Berharap tubuh dapat kekebalan. Yang katanya akan lebih baik jika lewati hari dengan senyum. Da
n  gembira. Padahal sekarang pakai masker. Mau senyumpun tidak kelihatan. Pun karena mendekat untuk melihat senyum juga malahan menimbulkan kekuatiran.

Tahun ini banyak  dihabiskan di rumah saja. Dan aku bisa melihat kemajuan anakku dalam kemampuan memasak. 

Tapi tahun ini juga menjadi lebih mengenal Lembang. Alun alun, restoran Mandarin, dan tentunya Jalan Suka Senang. Juga sering menyusuri Balaikota, Wastu kencana, Sukajadi, Cihampelas. Tapi semua belum seperti yang kuharapkan. Tapi aku tersadar, bahwa kita bisa saja berencana. Dalam perjalanan waktu tahun ini, membuatku mendapat tempaan yang lebih menguatkan. Memberi keyakinan dan harapan, bahwa tahun  depan , akan lebih baik.

Welington, belahan yang lebih dahulu masuk tahun baru. Mereka menyambutnya dengan meriah. Anak aini nak disajikan pesta kembang api, kemudian Sydney harbour  penuh dengan pesta kembang api yang spektakuler. Seakan memberi sinyal harapan baru, meski disini Sudirman Thamrin tertutup untuk kita mrerayakan seperti mereka.

Tapi aku yakin ,  seperti  pada Wuhan, yang bisa bangkit karena aku mengenal warga dan keseriusan pemerintahnya saatsempat bertugas disana dulu.

Banyak hal besar yang awalnya seperti tidak mungkin, bisa kurasakan peluangnya menjadi mungkin, karena kita mengenal mereka yang melakoninya.  Dan akupun yakin, kita akan memenangkannya.

Selamat jalan 2020. aku menanti vaksin.