Thursday, June 21, 2018

Sunday, June 17, 2018

Monday, April 23, 2018

Kemewahan London Marathon. Semangat kemanusiaan

Waktu di hp ku sudah menunjukan pukul delapan   ketika begitu banyak orang yang bersiap lari memadati stasiun London bridge untukmengambil kereta  Greenwich , tempat lokasi start London Marathon.

Ada 38 ribu pelari, dan begitu banyaj supporter memadati lintasan lari yang akan berujung di Buckingham Place itu.

Aku yang berlari menuju tempat start dengan maksud untuk merasakan semangt para pelari itu.  Pads kaosnya tertera kepedulian yang membuat mereka ingin terus berlari. Sebagian besar adalah dukungan pada penanganan  kanker.

Saturday, November 25, 2017

Chengdu. Antara Kemajuan dan Keindahan

Tiongkok yang terus maju dengan pendapatan perkapita lebih dari delapan ribuan dollar sekarang bukanlah tempat ideal bergaul dengan kebahagiaan. Kota-kotanya  menghadapi kondisi lalu lintas   dan polusi udara meski  sistem jaringan kereta bawah tanah dan highway nya terpanjang di dunia, serta upaya kuat membuat langit menjadi biru oleh pemerintah. Kompetitif namun agak buram.
Tapi beberapa tempat membahagiakan. Lihatlah Chengdu, kota jangkar di propinsi Sichuan di Barat daya, dan tempat transit ke Tibet. Bukan hanya Panda, atau  makanan pedas nya ngangenin. Di jalanan,, di taman, banyak terlihat para gadis Sichuanese yang cantik lalu lalang dengan sepeda, atau orang-orang tua yag bertaichi di renmin guangchang. people square. 




Jajanan kue semprong di ujung pintu  keluar E1 Chungxi  lu station, seakan mengelabui kalau aku berada di salah satu kota yang tumbuh cepat dan menjadi rumah bagi lebih dari separuh perusahaan Global fortune500.  Kota ini menyalip banyak tempat nyaman untuk kerja ke urutan tiga. hanya berada di bawah Beijing dan Shanghai.

Ya.. mereka terus konsisten membangun. Mereka terlihat bekerja keras.. mereka merasakan hasilnya



Saturday, October 7, 2017

Sinabung belum berhenti

Beberapa anak iti menari menyambut kami. Indah. Mesti tetap terlihat mereka berbeda dengan anak sebayanya.  Mereka melewatkan masa kecilnya dikampung halaman. Tapi bukan di tanah milik ibu bapaknya

Friday, September 29, 2017

Saudia

Melewati siang yang terik dan sore yang indah. Di tanah ini banyak berharap menginjakkan kaki.

Membayangkan keindahan tepian pantai Laut Merah.
Sebahagia para wanita Saudi atas King Salman's historic decision in allowing women to drive.

Sebagaimana Fatima Naoot,penulis puisi Mesir, melukiskan keputusan kuat yang akan dicatat sejarah tentang determinasi  dalam hadapi kegelapan. The result of open-minded leadership mentality.  King only does what is best for his nation.
A victory for all Arab women.

Ach..  meski bikin gundah lebih sejuta pengemudi asing, tapi baik untuk lehidupan.  Selalu akan ada keputusan baik.
Senang bisa melihat dan membaca kebahagiaan itu langsung.

Hidup terus berubah.
Sedalam mendengarkan
Andrea Bocelli yang meski kuat berteriak  vivere.. dare to love namun rintihannya trenyuh dalam Melodrama.

Mengingatkan kita, di atas  F912CM mengitari kebun raya .. melantunkan Vivere membuat Raney kecil tertawa.

Dan kini ditemani lengkingan Evanescene hanya bisa bikin berkaca-kaca. Membuatku senyap menikmati
Hammour dengan nasi merah Sayadia..di atas Saudia.

Jeddah. Jelang akhir September.

Wednesday, September 27, 2017

Manama s

Tempat kecil. Di negara makmur